Kamis, 14 April 2016
Root Explorer
Kamu pasti kenal dengan aplikasi ini, bukan? Yups, Root Explorer. Aplikasi wajib untuk Android yang telah ter-root. Aplikasi File Manager buatan SpeedSoftware ini berguna untuk kamu yang suka menjelajahi sistem Android.
Kebanyakan file manager akan membuat bosan penggunanya, tapi beda dengan ini, kamu nggak akan bosan saat menggunakannya, apalagi kalau penggunaan di gadget Android yang sudah ter-root. Semua hal bisa kamu lakukan dengan file manager ini.
Terdapat hal-hal menarik saat kamu menggunakan file manager ini, selain bisa mengakses sistem dengan leluasa, ada hal lain yang tentunya berguna untuk mempercantik HP Android-mu. Mengapa Bejo sebut file manager ini menarik? Karena Root Explorer dapat mengubah hampir keseluruhan yang ada di gadget Android kamu. Berikut adalah hal-hal menarik mengenai Root Explorer.
Fungsi Utama Menjelajah Jeroan Sistem
Saat pertama kali menjalankan Root Explorer, aplikasi ini akan meminta akses root. Benar, sesuai dengan namanya, Root Explorer ditujukan untuk seseorang yang telah me-root gadget-nya.
Root Explorer bisa digunakan untuk menjelajah dan bahkan mengutak-atik file system. Seperti kamu bisa meng-edit file build.prop untuk mengganti versi Android yang kamu gunakan. Bila kamu penasaran bagaimana caranya, ayo kita simak!
Ingat, kamu hanya mengubah informasi mengenai versi Android yang digunakan. Tidak semerta-merta sekaligus mengubah tampilannya, jadi jangan protes kalau tampilannya tetap sama saja.
Jalankan Root Explorer, masuk ke folder /system, lalu cari file build.prop
Ubah Mount R/W menjadi Mount R/O
Sentuh dan tahan file build.prop, lalu pilih Open in Text Editor
Lalu cari ro.buid.version.release=(ubah versi disini) dan kamu tinggal ubah angka tersebut (misalkan menjadi 5.0.2) atau bisa kamu ganti dengan tulisan, misalnya Android Keren atau apapun itu.
Contoh ro.buid.version.release=Android Keren
Selain itu, kamu juga dapat mengubah model dan nama gadget milikmu dengan mencari ro.product.model=(ubah disini) dan ro.product.name=(ubah disini) sesuai keinginanmu.
Contoh ro.product.model=Oppo dan ro.product.name=Mirror 5 A51W
Setelah selesai, restart gadget Android kamu.
Fitur Lebih Layaknya File Manager Sesungguhnya
Mengapa Bejo bilang begitu? Karena saat kamu menggunakan file manager bawaan Android, nggak akan kamu temukan fitur seperti mengubah permission suatu file dan mengganti format file tersebut.
Selain itu, terdapat pula fitur-fitur seperti uncompressed file bertipe ZIP, RAR, TAR/GZIP ataupun compressed ke file berbentuk ZIP. Kamu juga bisa mengedit file .txt tanpa aplikasi tambahan lain karena Root Explorer sudah dapat melakukannya. Jadi nggak perlu diragukan karena kegunaannya sangat lengkap.
Dengan tampilan yang bisa dibuat Multiple Tabs, kamu nggak akan kesusahan lagi saat mencari file di Internal Storage dan SDCard secara bersamaan. Hal ini dapat menghemat waktu kamu dengan gadget.
Kendali Aplikasi Jadi Lebih Mudah
Memang benar dengan akses ke seluruh sistem kamu bisa mengendalikan aplikasi sesukamu. Maksudnya kendali disini adalah kamu bisa dengan leluasa menyalin berkas APK dari sistem ke SDCard atau dengan kata lain mem-backup APK.
Hal ini nggak begitu sulit dilakukan, karena kamu hanya perlu mengetahui direktori letak APK tersebut berada. Biasanya untuk aplikasi bawaan ada di system > app, sedangkan untuk aplikasi lain ada di data > app.
Selain itu, bagi kamu yang malas menginstal aplikasi dan ingin dimasukkan ke dalam system sehingga tidak dapat di-uninstall dengan cara biasa, bisa ikuti langkah-langkah berikut.
Buka Root Explorer, salin atau copy APK yang akan kamu masukkan ke system, pilih folder system, lalu folder app, dan Paste. Jangan lupa untuk mengubah Mount R/W menjadi Mount R/O
Sentuh dan tahan aplikasi tersebut, pilih Permissions lalu ubah menjadi rw-r--r--
Restart gadget Android kamu.
Setelah itu maka aplikasi akan terinstall dengan sendirinya.
Download Root Explorer
http://www.4shared.com/mobile/qtRswEciba/comspeedsoftwarerootexplorer.html
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar